COACH GARUDA
23.09 Posted by Indonesian_people12

VIVAnews - Pelatih asal Austria, Alfred Riedl dipastikan akan menggantikan peran Benny Dolo menangani tim nasional (timnas) Indonesia. Mantan pelatih Laos itu juga akan menangani timnas junior proyeksi SEA Games Jakarta 2011.
Hal ini diungkapkan oleh Sekjen PSSI, Nugraha Besoes saat ditemui wartawan di kantor PSSI, Senayan Jakarta, Kamis 4 Maret 2010. Menurut Nugraha, saat ini PSSI tinggal memastikan sosok yang akan menempati posisi direktur teknik timnas.
"Ada dua nama pelatih yang sudah masuk, yakni Alfed Riedl dan Ruud Kroll. Riedl akan diproyeksikan sebagai pelatih timnas junior dan senior. Sedangkan Kroll diplot sebagai direktur teknik," kata Nugraha.
Menurut Nugraha, Kroll adalah nama yang direkomendasikan oleh Persatuan Sepakbola Belanda (KNVB). Namun, mantan pemain timnas Belanda itu dicalonkan untuk menjadi pelatih timnas seperti Riedl.
"Kalau Kroll bersedia jadi direktur teknik, masalah sudah tidak ada lagi. Tapi kalau nanti dia tidak bersedia, kami akan meminta KNVB mencari penggantinya yang mau jadi direktur teknik," kata Nugraha.
"Kami berharap semuanya sudah bisa selesai dalam waktu dekat ini. Dengan begitu, Maret mereka sudah bisa mulai bekerja," pungkas
Nugraha.
• VIVAnews
partai derby jakarta dan pelita vs PERSIJA !
13.30 Posted by Indonesian_people12

Berdasarkan informasi yang telah dihimpun oleh Jak Online (JO) dari pertemuan malam ini, Rabu (3/3) di Stasiun Oren (SO) untuk partai "Derby Jakarta" antara Persitara vs Persija sudah pasti akan diselenggarakan di Stadion GBK walaupun opsi supporter belum diputuskan apakah bisa dihadiri atau tidak karena masih menunggu pertemuan lanjutan dari pihak NJ Mania dan The Jakmania.
Kemungkinan pertandingan ini akan digelar dengan penonton APABILA dari kedua belah pihak supporter baik NJ maupun The Jakmania dapat memberikan jaminan dapat menahan diri untuk tidak bergesekan sebelum, selama dan sesudah pertandingan berlangsung.
pertanyaannya, kita (Jakmania) ingin bergesekan dengan NJ atau ingin menonton Persija langsung di stadion saat partai "Derby" nanti dilangsungkan ? Silahkan dijawab ke pribadi masing-masing.
Partai away berikutnya adalah saat Persija Jakarta dijamu oleh Team Pelita Jaya Karawang yang rencananya akan dilangsungkan pada hari Rabu, 10 Maret 2010 di Stadion Singaperbangsa Karawang namun karena tidak mendapatkan ijin dari pihak terkait dikarenakan kekhawatiran akan terjadi bentrokan antara The Jakmania dan massa supporter pendukung team lain di Kerawang maka pihak Panpel Pelita Jaya akan memindahkan venue laga ini ke Stadion GBK Senayan Jakarta dengan opsi dapat dihadiri oleh Supporter dari masing-masing team..
Dengan demikian 2 partai away kedepan Persija, 7/3 vs Persitara & 10/3 vs Pelita Jaya semuanya akan dilangsungkan di stadion GBK Senayan Jakarta.(OB)
Emalue Sergei (KIRI)-Toure Papa Abdoe (KANAN)/uji coba PERSIJA vs villa 2000
21.37 Posted by Indonesian_people12

Rabu 03-03-2010 PERSIJA menjamu villa 2000 di std.lebak bulus dalam partai uji coba pukul 15.30 WIB,PERSIJA menang telak atas villa 2000,gol PERSIJA di ciptakan oleh Emalue Sergei,Haris Buri,Ramdani Lestaluhu,Abanda Herman (PK)...kedua pemain baru PERSIJA yaitu : Emalue Sergei dan Toure Papa Abdoe di turunkan dalam pertandingan sore tadi dan kedua pemain baru PERSIJA itu pun bermain cukup bagus.,semoga ajee bisa membawa PERSIJA angkat piala amiiin...
Pengorbanan B 20 P
15.52 Posted by Indonesian_people12

Tulisan Ditulis Oleh: Bepe, waktu: 25 November 2009 udah lama banget tp ketika gua baca lg gua jadi terharu.
Beginilah ceritanya…
Saya teringat ketika suatu siang, kami berada di Oman bersama Tim Nasional. Suatu sore teman sekamar saya, Ponaryo Astaman terlihat gelisah. Beberapa kali dia berbicara dengan istrinya melalui telepon, dari nada bicaranya nampaknya hal tersebut sangat serius. Singkat cerita, ternyata anak Ponaryo sedang demam tinggi di Jakarta. Sebagai seorang ayah tentu sangat wajar jika dia sangat gelisah, akan tetapi apa yang dia bisa perbuat saat ini. Jarak yang sangat jauh membuat dia hanya bisa memantau melalui telepon. Mungkin lain cerita jika saat anaknya demam dia sedang berada di rumah, tentu dia mampu melakukan sesuatu untuk kesembuhan anaknya atau setidaknya secara psikologis keberadaan seorang ayah akan mampu menjadi obat kepada buah hatinya…
Cerita yang lain datang dari Firman Utina, suatu siang di Myanmar ketika saya, Aliyudin, Charis dan Ismed sedang bermain domino di kamar saya, tiba-tiba Firman masuk dan bekata “Sialan, anak gue ngga mau ngomong sama gue sekarang”, “Loh kenapa Man…??” sahut Ismed, “Iya, katanya papa tukang bohong, katanya besok pulang tapi ko ngga pulang-pulang, mau nangis gue dengernya”, jelas Firman…
Setali tiga uang dengan diri saya. Suatu saat ketika saya baru pulang dari lawatan bersama Tim Nasional selama 2 minggu di Oman, saya pernah mengalami kejadian yang membuat saya meneteskan air mata. Saat itu sepulang dari Oman, kami hanya diberi waktu 24 jam untuk bertemu keluarga, karena 5 hari kemudian kami akan berhadapan dengan Australia di Jakarta.
Waktu yang singkat itu betul-betul saya habiskan bersama keluarga saya, ternyata 24 jam adalah waktu yang teramat sangat singkat. Keesokan harinya saya harus kembali bergabung di Hotel Sultan dimana Tim Nasional melakukan pemusatan latihan, selama dalam perjalanan anak saya yang paling kecil Syaura duduk di pangkuan saya, dan keliatan sekali jika dia tidak ingin lepas dari saya saat itu. Saat mobil mulai saya memasuki parkiran hotel dan pada akhirnya berhenti, saya pun mulai memindahkan Syaura ke pangkuan istri saya…
Saat itu Syaura bertanya “Pipi mau kemana..??”, Saya pun menjawab “Pipi Gol dulu ya, nanti malam Pipi pulang ya..” Tanpa menjawab Syaura mulai memeluk istri saya dan terlihat mulai tergenang air di matanya, istri saya pun berkata “Udah pi jalan aja, paling nangis sebentar.” Dengan sedikit berat saya pun mulai turun dari mobil, kaca mobil pun dibuka dan sambil berdiri di pangkuan istri saya, Syaura mulai melambaikan tangan walaupun terlihat dengan sedikit terpaksa. Mobil pun perlahan mulai berjalan dan Syaura pun masih melambaikan tangan dengan posisi badan sedikit menjulur keluar dari kaca pintu mobil…
Tiba-tiba dengan sedikit melompat Syaura berteriak “Pipi ngga boleh gol, pipi ngga boleh gol…!!!” Jika saat itu istri saya tidak sigap, mungkin Syaura sudah terjatuh dari mobil. Melihat kejadian itu secara reflek saya mengejar mobil saya dan memegang anak saya tersebut. Tanpa saya sadari mata saya pun berkaca-kaca, sambil memeluk Syaura saya berkata “Iya, iya pipi ngga gol sayang,” dan Syaura pun menangis di pelukan saya. Ternyata setelah 2 minggu tidak bertemu dengan saya, waktu 24 jam tadi tidak cukup buat Syaura untuk melepas rasa kangennya kepada saya. Lebih mudah bagi saya untuk menjelaskan kepada Salsa dan Abel karena mereka sudah mengerti konsekuensi pekerjaan saya, akan tetapi menjelaskan kepada Syaura terasa sangat berat bagi saya…
Beberapa cerita tadi hanyalah ilustrasi dari beberapa hal yang terjadi di kalangan kami, para pemain nasional. Mungkin hal-hal semacam itu tidak pernah terlintas di benak masyarakat, mungkin masyarakat hanya melihat dari sisi-sisi yang positif saja. Menjadi pemain nasional selalu terlihat enak di mata banyak orang, mereka selalu berpikir jika menjadi pemain nasional, maka kita akan bergelimang fasilitas, sehingga hidup ini akan terasa mudah dan menyenangkan…
Saya tidak pernah memungkiri akan hal tersebut, akan tetapi di sisi lain banyak juga cerita-cerita mengharukan yang terjadi di antara kami, cerita-cerita sentimentil yang lebih tepat jika disebut sebagai pengorbanan kami sebagai pemain nasional. Oleh karena itu jika pada suatu ketika kami dihujat masyarakat, maka terkadang sedikit terlintas perasaan untuk meninggalkan seragam tim nasional dan hanya berkonsentrasi di klub masing-masing saja…
Di saat persepakbolaan negara lain sudah mulai berlari, kita masih hanya sekedar berjalan kaki. Dibutuhkan komitmen dari seluruh komponen yang terkait dalam bidang ini untuk mampu mengejar mereka. Selama ini kita hanya mencari kambing hitam di setiap kegagalan, tanpa mau duduk bersama untuk mencari solusi terbaik untuk mengatasinya…
Persepakbolaan kita yang tak kunjung membaik adalah kesalahan kita bersama. Kesalahan Bambang Pamungkas (mewakili seluruh pemain di negara kita), kesalahan Benny Dollo (mewakili seluluh jajaran pelatih di Indonesia), Kesalahan Nurdin Halid (mewakili seluruh pengurus di Republik ini) dan juga kesalahan seluruh supporter di negeri ini…
Saya setuju dengan komentar seorang Benny Dollo pada suatu ketika, “Di Indonesia, setiap klub hanya mencari sebuah kemenangan (dengan segala macam cara) tanpa mau meningkatkan kualitas permainan tim itu sendiri”. Mereka bangga hanya dengan memenangkan pertandingan, walau terkadang dengan cara yang tidak fair. Mereka bahkan tidak perduli dengan kualitas permainan tim mereka sendiri…
Masalah akan timbul ketika mereka bergabung dengan Tim Nasional, pemain yang terbiasa dengan suasana Liga Indonesia yang kurang kondusif, akan sulit beradaptasi dengan iklim pertandingan internasional. Parahnya lagi Tim Nasional kita sangat jarang mendapat kesempatan untuk mendapat ujicoba internasional, itu yang membuat Tim Nasional kita selalu gagap dalam setiap partai internasional…
Ini adalah masalah pokok dalam sepakbola kita. Suasana liga yang kompetitif dan kondusif akan bermuara kepada Tim Nasional yang kuat, dan kita tidak mempunyai itu. Satu hal lagi yang selama ini kita lupa, regenerasi pemain kita tidak berjalan sebagaimana mestinya, karena terlalu banyaknya pemain asing di setiap klub. Seharusnya 3 pemain asing dalam setiap klub sudah sangat ideal menurut saya. Di saat negara lain sudah memakai pemain berusia muda di Tim Nasional senior mereka, kita masih menggunakan tentara-tentara lama…
Bagaimana para pemain muda kita dapat berkembang jika mereka tidak mendapat kesempatan yang cukup di klub masing-masing. Ini yang luput dari radar para pengurus PSSI. Para pemain senior kita mungkin masih dapat dipergunakan, akan tetapi mereka juga butuh pelapis. Di samping untuk alasan regenerasi, hal tersebut juga akan berguna sebagai tekanan kepada para pemain senior, artinya setiap saat posisi mereka bisa tergeser. Untuk para junior, mereka juga bisa mulai belajar mendapatkan atmosfer sebuah laga internasional yang nantinya pasti sangat berguna untuk mereka. Itu baru sebuah iklim persaingan yang positif untuk kebaikan bersama..
Mengapa saya ibaratkan diri kami “Serdadu dan Narapidana”. (Serdadu) Karena kami adalah tentara paling depan yang berjuang untuk membela nama persepakbolaan Indonesia, walaupun dengan persenjataan yang minim (karena sistem iklim kompetisi yang sangat kurang kondusif). Dan ketika kami gagal, masyarakat tidak akan pernah mau tahu alasan apapun, mereka hanya tahu kami adalah para pesakitan perang yang pantas dicaci-maki tanpa mau tahu titik permasalahan yang sebenarnya, seperti seorang narapidana yang diseret ke terali besi..
Bagi kami para pemain mungkin hal tersebut sudah menjadi sebuah konsekuensi yang kami sudah perkirakan sebelumnya. Akan tetapi terkadang, bagi keluarga kami hal tersebut sedikit sulit diterima dan terkadang menimbulkan rasa frustasi…
Apapun keadaannya, saya sangat mengecam para pemain yang tidak berani datang, sengaja cedera atau menghindar dari kewajiban membela Tim Nasional Indonesia. Di negara maju, mereka rela melakukan apapun agar mendapatkan kesempatan bermain untuk negara mereka, karena itu adalah sebuah kebanggan dan tanggung jawab. Sedangkan di negara kita kesadaran itu masih sangat kurang. Di mata saya mereka adalah para “Pengecut”…
Sebagai “Serdadu maupun Narapida”, sejujurnya kami tidak pernah peduli. Apapun itu, kami tetap bangga menjadi pemain nasional, kami akan selalu bangga berjuang membela nama negara kami. Sebuah semboyan yang akan selalu kami ingat adalah “Bermainlah untuk dirimu, orang-orang yang kamu cintai(keluarga) dan lambang garuda di dadamu (Rakyat Indonesia)”
“Garuda Didadaku, Garuda Kebanggaanku”…
Jadwal Latihan PERSIJA JAKARTA !
22.27 Posted by Indonesian_people12

Selamat Siang Sobat Oren Semua,
Data yang berhasil dihimpun oleh Jak Online (JO) mengenai jadwal latihan Persija minggu ini berdasarkan informasi yang diterima dari pihak Manajemen Persija adalah sebagai berikut :
Rabu, 3/3 Pukul 15.30 (sore) di Std. Lebak Bulus
Kamis, 4/3 Pukul 07.30 (pagi) di Lapangan Ragunan
Jumat, 5/3 Pukul 15.30 (sore) di Lapangan Ragunan
Sabtu, 6/3 Pukul 7.30 (pagi) di Lapangan Ragunan
Jadwal latihan dapat berubah sewaktu-waktu disesuaikan dengan situasi & kondisi yang ada.
Jelang "Derby Jakarta"
Hari ini rencananya akan diadakan pertemuan oleh pihak Panpel Persitara dengan Pihak Manajemen Persija untuk membahas seputar pelaksanaan pertandingan "Derby Jakarta" antara Persitara Jakarta Utara yang akan menjamu saudara tuanya, Team Persija Jakarta pada hari Minggu nanti (7/3).
Rencananya dalam pertemuan ini akan dibahas mengenai lokasi stadion (venue) untuk menggelar pertandingan ini dan juga termasuk mengenai keputusan akhir apakah pertandingan ini dapat disaksikan oleh supporter dari masing-masing team, sehingga kepastian terhadap venue dan option pertandingan akan ditentukan hari ini.(
WELCOME TO PERSIJA,EMALUE SERGEI AND TOURE PAPA ABDOE
22.03 Posted by Indonesian_people12

Striker asal Kamerun Emalue Sergei dan Stoper Toure Papa Abdoe asal Senegal telah resmi bergabung di Persija, kedua pemain ini telah menandatangani kontrak pada hari Sabtu 27 Februari 2010 pukul 15.00 bertempat di Mess Persija - Ragunan Jakarta Selatan dan langsung ditindak lanjuti oleh pihak Manajemen Persija yang langsung mendaftarkan kedua pemain ini ke kantor Badan Liga Indonesia (BLI) pada hari Minggu siang, 28 Februari 2010 pukul 14.00, pendaftaran kedua pemain anyar ini dilakukan langsung oleh Assisten Manager Persija, Bung Ferry Indrasjarief.
Dengan demikian baik Emalue Sergei maupun Toure Papa Abdou (Pape) kini telah bisa diturunkan untuk menambah kekuatan team Persija pada partai lanjutan ISL 2009/2010 saat Persija dijamu oleh team sekota Persitara Jakarta Utara pada hari Minggu, 7 Maret 2010 nantinya.
Informasi yang dihimpun oleh Jak Online (JO), Emalue Sergei nantinya akan mengenakan kostum bernomor punggung #10 (Dulu dikenakan oleh Greg Nwokolo) dan Toure Papa Abdou (Pape) akan menggunakan nomor punggung #2 di jerseynya.
Bagi rekan-rekan Jak Onliners yang ingin menyaksikan secara lebih dekat performance terkini kedua pemain anyar asing Persija ini (Sergei & Pape) dapat hadir di Latihan Persija pada hari Senin sore ini, 1 Maret 2010 pukul 16.00 bertempat di Lapangan GOR Ragunan, Jakarta Selatan sekaligus memberikan support bagi team Persija yang akan berlatih sore ini.
RAPAT SUB KORWIL JSR
16.00 Posted by Indonesian_people12

Rapat Sub Korwil Srengseng Raya
Hari : Jumat 05 Maret 2010
Tempat : Rumah Korwil Srengseng Raya ( Rumah Alwi )
Waktu : 17.00 WIB (Tepat)
Semua Sub dan Paspanwil diwajibkan datang tanpa alasan. Bagi SUB yang tidak datang akan dikenakan sangsi keras.

