KA Ekonomi dari Solo Ludes Diborong Jakmania

07.01 Posted by Indonesian_people12


VIVAnews - Kepulangan rombongan suporter fanatik Persija Jakarta, The Jakmania seusai pertandingan melawan Persisam di Solo tak menimbulkan kerusuhan. Tapi, penumpang kehabisan tiket kereta.

Pihak PT KA tidak menjual tiket kelas ekonomi KA Senja Bengawan untuk masyarakat umum. Pasalnya, sembilan dari 11 gerbong kereta eknonomi itu telah dipesan oleh Jakmania.

Suasana di Stasiun Purwosari Solo, sore tadi, terlihat beda dibandingkan hari biasanya. Sebab, sebagian besar calon penumpang kereta berpakaian oranye yang merupakan warna khas seragam pemain Persija. Meskipun jadwal kereta berangkat pukul 16.46 WIB, namun sejak pukul 13.00 WIB pasukan Jakmania sudah membanjiri stasiun.

Kepala Perjalanan Kereta Stasiun Purwosari, Jaka Mulyana mengatakan, Jakmania telah memesan 900 tiket KA Senja Bengawan jurusan Solo-Jakarta. Jumlah tersebut merupakan permintaan dari pihak pengurus The Jakmania.

“Apabila jumlah penumpang suporter melebihi 900 orang, ya terpaksa nanti sisanya tidak kebagian tempat duduk dan harus berdiri,” kata Jaka kepada VIVAnews di Solo, Jumat 4 Juni 2010.

Akibatnya, pihak PT KA tidak menjual tiket KA Senja Bengawan kepada masyarakat umum. “Sejak awal kita menghimbau supaya masayarakat umum tidak naik KA Senja Bengawan karena terdapat rombongan suporter Persija,” ujarnya.

Bahkan, di kaca depan loket penjualan loket pihak pengelola stasiun memasang pengumuman bahwa KA Senja Bengawan tidak melayani penjualan tiket. Karena rangkaian kereta tersebut digunakan untuk mengangkut rombongan suporter Jakmania.

Meski telah ada himbauan tersebut, Jaka mengakui jika pihaknya sebetulnya telah menyiapkan dua gerbong kereta untuk melayani masyarakat umum. Hanya saja gerbong itu dioperasikan jika memang kondisi mendesak.

“Kalau ada penumpang benar-benar memaksa berangkat, maka kami juga menyediakan dua gerbong kereta. Tetapi pada dasarnya kita menghimbau supaya tidak naik,” pintanya.

Untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, puluhan petugas kepolisian terlihat berjaga-jaga di sekitar area Stasiun Purwosari. Akan tetapi, selama menunggu keberangkatan KA Senja Bengawan tidak ditemukan insiden yang mengarah kepada tindakan anarkis suporter.

Laporan: Fajar Sodiq/Solo
• VIVAnews

Lolos 8 Besar, Warga Solo Pun Dukung Persija

06.58 Posted by Indonesian_people12


Thejakmania.net – Pertandingan lanjutan 16-Besar Piala Indonesia Antara persija Jakarta yang dijamu Pesisam Samarinda di Stadion Manahan Solo. Berkedudukan 1-0 untuk keunggulan Persija Jakarta.

Persija Langsun menggebrak lini Pertahanan Pesisam Samarinda dari menit awal Pertandingan. terbukti beberapa peluang diawal babak pertama ke hampir membahayakan gawang dari Mukti Ali Raja yang juga mantan Penjaga Gawang dari Persija Jakarta. Namun belum ada yang berbuah gol.

Persija baru berhasil membuahkan gol pada menit ke 15 melalui sepakan dari Aliyudin setelah sebelumnya M.Ilham berhasil mengecoh kiper dari Persisam Samarinda.

Skor itu bertahan hingga Peluit akhir Pertandingan dibunyikan. Sebenarnya Persija dapat menambah keunggulan lewat Titik pinalti yang dieksekusi Bambang Pamungkas, tapi sayang dianulir oleh Wasit karena menilai ada pemain Persija Jakarta yang berada dalam kotak pinalti, dan pinalti kedua Bamabang berhasil dimentahkan oleh kiper pengganti dariMukti Ali Raja yang sebelumnya mendapatkan kartu merah karena mengganjal pergerakan dari M.Ilham.

Pemain Persija Jakarta bermain sangat konsisten, dan hanya Faktor keberuntungan yang membuat Persija hanya bisa mencetak 1 Gol ke gawang Persisam Samarinda. tutur Kepala Pelatih dari Persija Jakarta saat ditemui di Konfersi Pers setelah Pertandingan.

The Jakmania dan Pasopati sangat membantu kemenangan tim persija kali ini. Karena Persija Jakarta datang ke kota Solo dalam keadaan Hancur setelah sebelumnya ditekuk 5-1 oleh Arema Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno,Jakarta.

Hal yang paling menarik dari pertandingan tadi sore adalah Semangat anak-anak The Jakmania dan Pasopati yangberlomba-lomba untuk memotivasi para Punggawa-punggawa dari Tim Macan Kemayoran, dari sederet lagu-lagu yang dibawakan oleh kawan-kawan dari Pasopati adalah Lagu “Kesurupan” Lagu dari anak-anak The Jakmania.

Terakhir, Kami mengucapkan banyak Terima Kasih untuk Kawan-kawan dari Pasopati atas Sambutan dan Jamuannya terhadap kami Thejakmania. Semoga Persaudaraan kita tetap terjaga dan Terpelihara.

Bendol: Piala Indonesia Harga Mati Persija

15.21 Posted by Indonesian_people12


VIVAnews - Pelatih Persija Jakarta, Benny Dolo (Bendol) menargetkan masuk final Piala Indonesia 2010. Meski Persija menuai kekalahan memalukan 5-1 dari Arema Indonesia pada pertandingan terakhir Liga Super Indonesia (ISL).

“Ya, target kita kan harus menang. Tapi, semua itu bisa ditentukan oleh faktor luck,” kata Bendol pada sesi latihan pertama di Stadion Sriwedari Solo, Selasa pagi 1 Juni 2010.

Tim Macan Kemayoran akan menjalani laga penentuan babak 16 besar Grup J Piala Indonesia menghadapi Persisam Samarinda di Stadion Manahan Solo, Kamis sore, 3 Mei 2010.

Bendol menegaskan tidak menerapkan strategi khusus melawan Persisam. Mengingat semua pasukan Elang Borneo seperti halnya Danilo Fernando, Ronald Fagundes, Pipat Thonkaya, Zainal Arif dan Irsyad Aras telah dikenalnya dengan baik.

“Mereka adalah pemain yang memiliki nama besar dan mampu membuat perubahan permainan,” ucap Bendol.

Bendol mengaku justru mewaspadai Sriwijaya FC. Untuk itu, jika Persija lolos ke babak selanjutnya atau final Piala Indonesia, mantan pelatih timnas ini berharap tidak bertemu dengan Sriwijaya.

Pasalnya, juara bertahan Piala Indonesia ini memiliki konsistensi permainan. Juga dua striker berbahaya Keith Kayamba Gumbs dan Anoure Obiora.

Laporan: Fajar Sodiq/Solo
• VIVAnews

Persija Absen Dalam Jumpa Pers

22.23 Posted by Indonesian_people12


VIVAnews - Persija memilih tidak menghadiri jumpa pers yang digelar usai pertandingan lawan Arema Indonesia, Minggu, 30 Mei 2010. Dalam duel ini Persija kalah 1-5 dari juara Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010.

Sesuai dengan manual liga, tiap tim diwajibkan menghadiri jumpa pers usai pertandingan. Namun Macan Kemayoran mengabaikannya dan memilih untuk segera meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Menurut media officer pertandingan, sehari sebelum laga lawan Arema, Persija telah menyampaikan keinginannya untuk tidak menghadiri jumpa pers. Macan Kemayoran beralasan harus terbang ke Solo, Senin, 31 Mei 2010 pagi.

"Menurut Persija, mereka harus menjalani penerbangan besok pagi ke Solo untuk mengikuti Piala Indonesia 2010. Jadi mereka tidak bisa hadir pada jumpa pers sore ini," kata media officer tersebut.

Di babak 16 besar Piala Indonesia, Persija akan berhadapan dengan PSMP Mojokerto. Duel ini akan digelar di Stadion Manahan, Solo, 3 Juni 2010.

Persija akhirnya kalah 1-5 dari Arema Indonesia. Pada laga ini Persija harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-44. Pemain belakangnya, Abanda Herman diganjar kartu merah karena menyerang wasit Oki Dwi Putra.

Abanda protes karena dianggap handsball di kotak terlarang saat mencoba menghentikan laju bola dengan dadanya. Selain mengusir Abanda, Oki juga memberikan hadiah penalti bagi Arema.

Persija sempat melayangkan protes kepada wasit saat babak pertama berakhir. Bahkan pengadil lapangan tersebut harus diamankan oleh pihak kepolisian dan tidak diperkenankan menuju kamar ganti.
• VIVAnews

Aremania & The Jakmania Ukir Rekor di ISL

22.21 Posted by Indonesian_people12


VIVAnews - Jumlah penonton yang menyaksikan duel Persija vs Arema Indonesia, Minggu, 30 Mei 2010 mencapai angka 82 ribu orang. Ini merupakan rekor penonton terbanyak selama Liga Super Indonesia (ISL) digelar.

"Biasanya jumlah penonton paling banyak mencapai 50 ribu. Ini merupakan jumlah penonton terbanyak selama Liga Super Indonesia (ISL) digelar," kata Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy kepada wartawan.

Puluhan ribu Aremania (pendukung Arema) dan The Jakmania (pendukung Persija) memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Sebagian bahkan meluber hingga ke pinggir lapangan.

Menurut panitia, jumlah penonton mencapai 83 ribu orang. Namun angka ini belum termasuk ribuan penonton yang berhasil masuk tanpa tiket. Pertandingan sendiri berakhir dengan kemenangan Arema 5-1.
• VIVAnews