Persija Absen Dalam Jumpa Pers

VIVAnews - Persija memilih tidak menghadiri jumpa pers yang digelar usai pertandingan lawan Arema Indonesia, Minggu, 30 Mei 2010. Dalam duel ini Persija kalah 1-5 dari juara Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010.
Sesuai dengan manual liga, tiap tim diwajibkan menghadiri jumpa pers usai pertandingan. Namun Macan Kemayoran mengabaikannya dan memilih untuk segera meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Menurut media officer pertandingan, sehari sebelum laga lawan Arema, Persija telah menyampaikan keinginannya untuk tidak menghadiri jumpa pers. Macan Kemayoran beralasan harus terbang ke Solo, Senin, 31 Mei 2010 pagi.
"Menurut Persija, mereka harus menjalani penerbangan besok pagi ke Solo untuk mengikuti Piala Indonesia 2010. Jadi mereka tidak bisa hadir pada jumpa pers sore ini," kata media officer tersebut.
Di babak 16 besar Piala Indonesia, Persija akan berhadapan dengan PSMP Mojokerto. Duel ini akan digelar di Stadion Manahan, Solo, 3 Juni 2010.
Persija akhirnya kalah 1-5 dari Arema Indonesia. Pada laga ini Persija harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-44. Pemain belakangnya, Abanda Herman diganjar kartu merah karena menyerang wasit Oki Dwi Putra.
Abanda protes karena dianggap handsball di kotak terlarang saat mencoba menghentikan laju bola dengan dadanya. Selain mengusir Abanda, Oki juga memberikan hadiah penalti bagi Arema.
Persija sempat melayangkan protes kepada wasit saat babak pertama berakhir. Bahkan pengadil lapangan tersebut harus diamankan oleh pihak kepolisian dan tidak diperkenankan menuju kamar ganti.
• VIVAnews

0 komentar:
Posting Komentar