Pembagian group PIALA INDONESIA

20.55 Posted by Indonesian_people12

Grup A:
� Sriwijaya FC Palembang (tuan rumah di Palembang Sumsel)
� PSPS Pekan Baru
� Semen Padang
� Persikabo Bogor.

Grup B:
� Persela Lamongan (tuan rumah di Lamongan Jawa Timur)
� Persija Jakarta
� Persikab Kabupaten Bandung
� Persiba Bantul

Grup C:
� Pelita Jaya Karawang (tuan rumah di Karawang Jawa Barat)
� Persib Bandung
� Persipasi Bekasi
� Persita Tangerang

Grup D:
� Persik Kediri (tuan rumah di Kediri Jawa Timur)
� Persitara Jakarta Utara
� Persibo Bojonegoro
� PSBI Blitar (pengganti Persekam Metro FC)

Grup E:
� Arema Malang (tuan rumah di Malang Jawa Timur)
� Persijap Jepara
� Deltras Sidoarjo
� PS Mojokerto Putra

Grup F:
� Persebaya Surabaya (tuan rumah di Surabaya Jawa Timur)
� Persema Malang
� Persikapro Probolinggo
� Persidafon Dafonsoro

Grup G:
� Persisam Samarinda (tuan rumah di Samarinda Kalimantan Timur)
� Bontang FC
� Persiba Balikpapan
� Persemalra Maluku Utara

Grup H:
� Persipura Jayapura (tuan rumah di Jayapura Papua)
� Persiwa Wamena
� PSM Makassar
� Persiram Raja Ampat

Video Diving Mahyadi Panggabean

18.53 Posted by Indonesian_people12

VIVAnews - Persija mengalami kekalahan menyakitkan saat bermain di kandang Persik Kediri, Rabu, 31 April 2010. Saat skor imbang 1-1, wasit memberikan tendangan penalti pada Persik yang sangat kontroversial.

Wasit Fiator Ambarita menunjuk titik putih setelah Mahyadi Panggabean terjatuh di kotak penalti karena dilanggar pemain Persija Baihakki Khaizan di menit ke-88. Padahal jelas terlihat kalau Mahyadi melakukan diving atau pura-pura terjatuh.

Klik di sini untuk melihat video dalam ukuran yang lebih besar.

Kalaupun memang Baihakki Khaizan melakukan pelanggaran, maka seharusnya hanya tendangan bebas yang diberikan karena tackling Baihakki dilakukan dua meter di luar kotak penalti. Apalagi Mahyadi sempat melangkah tiga kali sambil berlari sebelum akhirnya menjatuhkan dirinya sendiri di dalam kotak penalti Persija.

Walau sempat diprotes pemain Persija, wasit Fiator Ambarita tetap pada keputusannya. Legimin Raharjo yang menjadi algojo, sukses menceploskan bola sekaligus membuat unggul Persik 2-1. Sekitar 11 ribu pendukung Persik yang memadati stadion Brawijaya pun bersorak riang.

Mahyadi adalah kapten dari Persik. Ia pernah main membela tim nasional Indonesia.

• VIVAnews





Lagi-lagi PERSIJA di rugikan oleh wasit.

18.52 Posted by Indonesian_people12


Pertandingan antara persik vs PERSIJA yang seharusnya berjalan menarik,harus ternoda dengan wasit Fiator Ambarita.Berawal dari babak pertama seorang Abanda yang buat pelanggaran ringan mendapat kartu kuning,begitu juga dengan Fahrudin Mustafic yang pelanggaranya di hadiahkan kartu kuning oleh wasit Fiator Ambarita,beberapa kali pemain persik mencoba jatuhkan diri di luar kotak pinalti tanpa terganggu dgn pemain PERSIJA wasit justru memberikan sebuah pelanggaran tendangan bebas pada persik.Sebaliknya,pada saat Aliyudin menerima bola sambil berlari di dalam kotak pinalti yg di dorong jelas oleh ok john wasit tidak berikan pinalti.Beruntung di menit 39 Aliyudin berhasil cetak GOL yg di umpan oleh M.Ilham,kedudukan imbang 1-1 di babak pertama.

Memasuki babak kedua,serangan sili berganti,lagi2 pemain persik menjatuhkan diri di daerah permainan PERSIJA sehingga BEPE seorang kapten tim punya hak bicara dgn wasit justru sebaliknya BEPE malah di berikan kartu kuning tanpa alasan yang jelas.Keputusan kontroversial kembali datang dari wasit Fiator Ambarita ketika seorang Mahyadi Pangabean melakukan tusukan dari sebelah kiri permainan PERSIJA di luar kotak pinalti,Baihaki Khaizan mencoba mentekel Mahyadi tetapi tidak kena kemudian Mahyadi berlari ketika memasuki kotak pinalti dan menjatuhkan diri wasit Fiator Ambarita memberikan keputusan pinalti untuk persik.Sungguh keputusan yang tidak masuk akal ,lagi2 PERSIJA harusb di rugikan oleh wasit Fiator Ambarita dan persik kediri adalah seorang perampok poin PERSIJA.

Kepemimpinan wasit Faitor Ambarita jelas2 merugikan PERSIJA,THE JAK MANIA dan warga ibu kota,ironisnya ketika kepengurusan PSSI yang sedang gawat di mana kursi kepemimpinan Nurdin H. yang berada di ujung tanduk melalui sebuah Kongres Sepakbola Nasional (KSN),Di tambah dengan buruknya kepemimpinan wasit yang menyebabkan citra buruk bagi kepengurusan PSSI dan Nurdin H.,sekarang sudah saatnya,melalui KSN Nurdin H. mundur dari kursi kepemimpinanya ,yang berhak menggantikan nya adalah Sutiyoso (BANG YOS),agar mafia wasit di indonesia bisa di berantas smpai dgn akar-akarnya.

Demikian juga dengan Fiator Ambarita sudah tidak pantas memimpin pertandingan LSI lebik baik memimpin pertandingan TARKAM,kemengan persik di kandangnya sudah tidak aneh lagi bagi2 rekan2 JAKMANIA apa lagi di tambah kembalinya Iwan Budianto ke persik untulk membantu persik keluar dari zona degladrasi,kita tahu bagaimana seoarang Iwan Budianto yang pandai melobi wasit.Sekali lagi inilah citra buruk bagi PSSI dan PERWASITAN INDONESIA.Kami THE JAK MANIA SRENGSENG RAYA mengucapkan "INALILLAHI WA INALILLAHI ROJIUN" TURUT BERDUKA CITA DAN BERBELA SUNGKAWA TELAH MATINYA SEPAKBOLA INDONESIA DAN PERWASITAN INDONESIA.

(Alwi Khadafi Jak Mania Srengseng Raya)

arema vs PERSIJA,26 april 2009...wasit fiator ambarita

18.18 Posted by Indonesian_people12


Bambang Irianto selaku penugasan wasit Badan Perwasitan Sepak Bola Indonesia (BWSI), sangat menyayangkan sikap wasit Fiator Ambarita yang mengesahkan gol kedua Arema Malang yang dicetak Buston Browne pada laga Liga Super Indonesia, Minggu (26/4) lalu.

Bambang mengatakan, sebenarnya gol Browne memang sah, namun dari segi etika kurang tepat.

"Ada sikap tidak tepat yang telah dilakukan wasit asal Bandung tersebut. Seharusnya, drop ball diberikan kepada pemain Persija. Setelah diberikan kepada pemain Persija, bola itu wajib diberikan kepada lawan,'' imbuhnya.

Jika sudah demikian, baru pertandingan bisa dimainkan kembali dan berjalan normal.

Gol kontroversial itu juga sebelumnya membuat Kapten tim Persija, Bambang Pamungkas meradang yang menganggap tindakan pemain asing asal Nigeria itu dianggap pengecut dan mencederai slogan Fair Play yang selama ini didengung-dengungkan sebelum pertandingan dimulai.

"Browne mencetak gol dari bola fair play. Ia tidak mengembalikan bola dan langsung menembak dari luar kotak penalti, yang kemudian tak bisa dihentikan Hendro. Masak begitu fair play?" katanya.

Sebelumnya, gelandang enerjik Persija, Ponaryo Astaman, mengalami cedera. Seharusnya, drop ball bukan diberikan kepada pemain Arema yang saat itu diberikan Fiator kepada Alexander Pulalo yang langsung mengumpan kepada Browne.

Kontan saja para Persija pun diam ketika umpan Alexander diterima Buston yang mengira Buston akan membuang bola. Tapi, ternyata ia malah menceploskan bola tersebut ke gawang Persija.

Penalti Kontroversial Kalahkan Persija

18.16 Posted by Indonesian_people12


VIVAnews - Persija Jakarta harus menelan kekalahan menyakitkan dari tuan rumah Persik Kediri. Macan Kemayoran takluk 2-1 dari Macan Putih lewat gol penalti kontroversial di menit-menit akhir.

Bertanding di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu 31 Maret 2010, Persik tampil trengginas di sepanjang pertandingan. Bahkan saat pertandingan baru berjalan lima menit, Persik mampu unggul 1-0 lewat gol Han Ji-ho.

Striker asal Korea ini berhasil memanfaatkan bola crossing hasil olahan striker muda Persik, Yongki Aribowo. Han dengan mudah mencocor bola di mulut gawang Persija yang dikawal Roni Tri.

Persik kembali membuka peluang di menit ke-8 lewat aksi Mekan Nasyrov yang mampu memberikan bola jauh kepada Yongky. Sayangnya, bola sepakan Yongky di area kotak penalti masih melambung di atas mistar Persija.

Persija kembali membuktikan sebagai tim yang telat panas. Tim besutan Beny Dolo ini pelan namun pasti mulai bermain lebih efektif.

Dan hasil kerja keras Persija membuahkan hasil pada menit ke-39. Aliyudin berhasil menaklukkan kiper Fauzi Toldo setelah memanfaatkan umpan M Ilham sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-1. Skor ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persija Jakarta sebenarnya beberapa kali mengancam gawang Persik. Aliyudin berhasil menebar ancaman di menit ke-65. Sayangnya, sepakan striker mungil Persija ini masih melayang di atas mistar.

Persik bukan tanpa peluang. Yongky sempat mengancam lewat tendangan bebas pada menit ke-68. Namun sepakannya masih bisa ditepis kiper Roni Tri dan hanya membuahkan sepak pojok.

Bambang Pamungkas juga beberapa kali mengancam gawang Persik yang dikawal Fauzi Toldo. Namun penampilan gemilang Toldo ditambah buruknya performa Bepe membuat Persija tak kunjung unggul.

Dan mimpi buruk harus dialami kubu ibu kota. Pada menit ke-87, pelanggaran Baihakki Khaizan kepada Mahyadi harus berbuah penalti. Legimin Raharjo yang menjadi algojo, sukses menceploskan bola sekaligus membuat unggul Persik 2-1.

Padahal jelas terlihat dalam tayangan ulang, Baihakki melanggar Mahyadi di luar kotak penalti. Mahyadi yang sempat berlari akhirnya menjatuhkan diri di kotak penalti. Skor ini tak berubah hingga pertandingan usai.

Starting Line up:

Persik: Fauzi Toldo, Gunawan Dwi Cahyo, Na Byung-yul, OK Jhon, Mahyadi Panggabean, Jefri Dwi Hadi, Legimin Raharjo, Mekan Nasyrov, Han Ji-ho, Zhang Shuo, Yongky Aribowo

Persija: Roni Tri, Ismed Sofyan, Abanda Herman, Baihakki Khaizan, Leonard Tupamahu, Leo Saputra, Fahrudin Mustafic, Firman Utina, M Ilham, Aliyudin, Bambang Pamungkas
• VIVAnews

Panpel Persik Telah Mengantongi Ijin, Jakmania Boleh Hadir di Kediri

11.45 Posted by Indonesian_people12

Panpel Persik Kediri akhirnya bisa menggelar pertandingan antara Persik vs Persija di Stadion Brawijaya Kediri setelah memastikan telah mengantungi ijin pertandingan pada hari Rabu, (31/3) dari pihak Polresta Kediri yang sebelumnya tidak bersedia mengeluarkan ijin pertandingan setelah mendapat kepastian dari Mapolwil Kediri bahwa Polresta Kediri tidak wajib mengirimkan personilnya untuk pengamanan kedatangan Presiden SBY dalam kunjungan kerjanya di Blitar dan Tulungagung.

Informasi yang diterima Jak Online (JO) dari Manajemen Persija pada hari Selasa kemarin (30/3) sekitar pukul 14.00 kepastian akan digelarnya partai ini telah diterima oleh Panpel Persik setelah ada jaminan dari pihak Kepolisian Kediri.
"Kebetulan kami diijinkan untuk tidak mengirimkan personil dalam pengamanan kunjungan Pak Presiden, jadi pertandingan besok tetap bisa digelar seperti biasa," ungkap Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan.
Rastra juga mengungkapkan, pihaknya akan mengerahkan kekuatan penuh untuk mengamankan pertandingan Persik vs Persija, Rabu (31/3/2010) besok. "Seperti biasa, 2 per 3 perkuatan personil akan kami kerahkan. Teknisnya juga tetap ada terbuka dan tertutup, dan ada pengamanan di dalam serta diluar stadion," imbuhnya.

Mengenai kedatangan suporter Jakmania, Rastra juga mengaku tetap mengijinkannya, setelah sebelumnya menyampaikan penolakan. Ini diakui didasarkan pada kesanggupan kelompok suporter tersebut untuk tertib selama berada di Kediri. “Keputusan terlambat” ini tentunya tidak menguntungkan buat Persija & supporter setianya The Jakmania yang telah terlanjur membatalkan rombongan tournya ke kota Kediri untuk mendukung Persija di Stadion Brawijaya akibat surat edaran dari pihak Panpel Kediri yang menghimbau agar Jakmania tidak berangkat ke Kota Kediri, namun berdasarkan pantauan dari GB JO ada juga rekan-rekan Jakmania yang hadir di kota Kediri atas inisiatif pribadi baik perorangan maupun berkelompok.

Partai ini sendiri merupakan partai yang dianggap sebagai partai hidup mati bagi team Persik Kediri mengingat team Persik saat ini sedang berusaha keras untuk lolos dari zona degradasi akibat performa team Persik yang menurun akhir-akhir ini ditambah dengan harus melakoni partai berat sore ini karena akan berhadapan dengan team tangguh Persija Jakarta dengan target harus meraih poin untuk mengamankan posisi menjauh dari zona degradasi sementara team Persija Jakarta sendiri juga berambisi untuk terus mengejar ketertinggalan poinnya untuk terus merangsek ke papan atas.(JO)

Benny Dolo Tak Mau Rugi Lagi

18.31 Posted by Indonesian_people12

VIVAnews- Persija Jakarta akan melawat ke markas Persik Kediri dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010, Rabu, 31 Maret 2010. Dalam tur ke Jawa Timur ini, Macan Kemayoran menargetkan tiga poin.

"Dalam tiga pertandingan terakhir kami rugi poin. Karena itu, kami ingin membalasnya di laga away," kata Benny Dolo, saat ditemui di Bandara Sukarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Senin, 29 Maret 2010.

Persija memang hanya menuai satu poin dari tiga pertandingan terakhir. Diawali dari kekalahan WO dari Persiwa, 13 Maret 2010, Persija kemudian kalah 0-2 dari Persipura, tiga hari berikutnya.

Saat menjamu musuh bebuyutannya, Persib, Kamis, 25 Maret 2010, Persija juga hanya mampu bermain imbang 2-2. "Kondisi ini membuat posisi kami di papan atas semakin sulit. Karena itu kami harus bisa membalasnya," lanjut Bendol.

Persija sendiri berangkat ke Kediri dengan kekuatan penuh. M Yasir yang di laga sebelumnya tidak bisa tampil karena cedera juga ikut diboyong.

"Semua pemain kami bawa, termasuk Yasir," pungkas Bendol.