arema vs PERSIJA,26 april 2009...wasit fiator ambarita

Bambang Irianto selaku penugasan wasit Badan Perwasitan Sepak Bola Indonesia (BWSI), sangat menyayangkan sikap wasit Fiator Ambarita yang mengesahkan gol kedua Arema Malang yang dicetak Buston Browne pada laga Liga Super Indonesia, Minggu (26/4) lalu.
Bambang mengatakan, sebenarnya gol Browne memang sah, namun dari segi etika kurang tepat.
"Ada sikap tidak tepat yang telah dilakukan wasit asal Bandung tersebut. Seharusnya, drop ball diberikan kepada pemain Persija. Setelah diberikan kepada pemain Persija, bola itu wajib diberikan kepada lawan,'' imbuhnya.
Jika sudah demikian, baru pertandingan bisa dimainkan kembali dan berjalan normal.
Gol kontroversial itu juga sebelumnya membuat Kapten tim Persija, Bambang Pamungkas meradang yang menganggap tindakan pemain asing asal Nigeria itu dianggap pengecut dan mencederai slogan Fair Play yang selama ini didengung-dengungkan sebelum pertandingan dimulai.
"Browne mencetak gol dari bola fair play. Ia tidak mengembalikan bola dan langsung menembak dari luar kotak penalti, yang kemudian tak bisa dihentikan Hendro. Masak begitu fair play?" katanya.
Sebelumnya, gelandang enerjik Persija, Ponaryo Astaman, mengalami cedera. Seharusnya, drop ball bukan diberikan kepada pemain Arema yang saat itu diberikan Fiator kepada Alexander Pulalo yang langsung mengumpan kepada Browne.
Kontan saja para Persija pun diam ketika umpan Alexander diterima Buston yang mengira Buston akan membuang bola. Tapi, ternyata ia malah menceploskan bola tersebut ke gawang Persija.

0 komentar:
Posting Komentar