
Persija lebih berhati-hati dalam melakukan perburuan pemain pada bursa transfer putaran kedua Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010. Macan Kemayoran tak mau mengulang kegagalan yang terjadi pada putaran pertama.
Persija telah mendepak salah seorang pemain asingnya, Richard Caceres. Pemain asal Paraguay dipecat karena tidak memberikan kontribusi yang berarti bagi Macan Kemayoran. Pada penghujung putaran pertama, Caceres bahkan lebih banyak duduk di bangku cadangan.
Manajamen Persija mengaku keliru telah merekrut Caceres. Selain terkendala masalah komunikasi, performa Caceres ternyata tidak sesuai dengan yang ada pada curiculum vitae (cv) dan rekaman cd yang diterima Persija.
Pada bursa transfer putaran kedua, Persija berniat merekrut dua pemain asing baru. Namun belakangan, rencana ini akhirnya direvisi karena manajemen berhasil mendatangkan gelandang timnas, Firman Utina.
Masuknya Firman membuat Persija hanya menyisakan satu kuota bagi pemain baru, yakni untuk posisi striker. Pemain ini akan diplot untuk menempati pemain inti di lini depan Macan Kemayoran.
"Kami butuh striker asing. Namun kami tidak lagi berpatokan kepada cv dan rekaman cd," kata Ferry Indrasyarief, asisten manajer Persija kepada VIVAnews, Senin, 15 Februari 2010.
Menurut Ferry, salah seorang agen telah merekomendasikan dua nama kepada Persija. Namun dari keduanya, hanya satu yang sedang dipertimbangkan Persija. Sedangkan satu lagi tidak masuk prioritas karena berposisi gelandang.
"Kami sudah mendapat kabar kalau verifikasi Osmani Hamani (Nigeria) sudah tidak ada masalah. Namun kami meminta kepada agennya agar segera mendatangkannya ke Jakarta," kata Ferry.
"Terus terang, kami tidak ingin lagi berpatokan pada CV dan CD. Kami tidak ingin kejadian Caceres terulang lagi," pungkas Ferry.
Bursa transfer ISL 2009/2010 sendiri akan berakhir 28 Februari 2010. Tiap tim mendapat kuota 5 pemain asing dengan komposisi dua pemain dari Asia dan sisanya dari luar Asia.
• VIVAnews
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar